Malam ini aku benar-benar berjumpa denganmu, berjumpa dengan keluh kesah yang tak pernah kau tunjukkan padaku sebelumnya.
Air mata akan menjadi puisimu malam ini, air mata yang mengalir tanpa disengaja, air mata yang menyatakan kasih dan cinta pada orang tuamu, aku merasakan itu semua, kegelisahan, dan kekecewaan.
Setiap orang mempunyai cara masing-masing untuk mencintai Nona, tak terkecuali diri ini Nona - mencintai dalam keadaaan tidak dicintai -, aku selalu bahagia Non ketika dirimu mengajak diriku beranjak mengikutimu, mungkin saja orang-orang akan mengatakan "Budak Cinta", kamu tahu nona? Betapa aku tidak peduli itu semua.
Kali ini aku tak ditemani kopi dan rokok, aku tak merindukannya kali ini, karena rokok dan kopi sudah tergantikan dengan perjumpaan tadi.
"Duh Pangeran, abdina minta tolong pasennengagi Nona abdina, andina cinta Pangeran"
Nona, aku bahagia melihatmu tersenyum.
Kunil, 06 Desember 2019
Air mata akan menjadi puisimu malam ini, air mata yang mengalir tanpa disengaja, air mata yang menyatakan kasih dan cinta pada orang tuamu, aku merasakan itu semua, kegelisahan, dan kekecewaan.
Setiap orang mempunyai cara masing-masing untuk mencintai Nona, tak terkecuali diri ini Nona - mencintai dalam keadaaan tidak dicintai -, aku selalu bahagia Non ketika dirimu mengajak diriku beranjak mengikutimu, mungkin saja orang-orang akan mengatakan "Budak Cinta", kamu tahu nona? Betapa aku tidak peduli itu semua.
Kali ini aku tak ditemani kopi dan rokok, aku tak merindukannya kali ini, karena rokok dan kopi sudah tergantikan dengan perjumpaan tadi.
"Duh Pangeran, abdina minta tolong pasennengagi Nona abdina, andina cinta Pangeran"
Nona, aku bahagia melihatmu tersenyum.
Kunil, 06 Desember 2019
Komentar
Posting Komentar