Akhirnya aku mencium aroma harum madura dan segala kemacetan yang jarang aku lihat di setiap perjalanan, aku pergi sejenak dari hingar-bingar kota yang penuh dengan kebencian dan dengki.
Ada banyak sekali keraguan dalam perjalanan menuju rumah, hidup sendiri adalah sebuah kebingungan bagiku Nona, bagaimana tidak jikalau diriku masih belum mengetahui akan hakikat kehidupan yang tuhan berikan kepadaku.
Langit yang mendung dan angin yang bercampur dengan hawa panas melempar segala kebingungan dengan sajak yang selalu aku katakan dalam setiap perjalanan, aku rindu ibu, tak juapun bapak yang beristirahat dalam tumpukan tanah dan beberapa bau kemenyan di atasnya.
Nona, perjumpaan kita malam tadi sungguh membuatku untuk harus merindukanmu selalu, tapi ketika rindu itu hadir dan meninabobokan diriku, aku meronta ingin pergi untuk menuai kembali sajak yang lalu untuk aku sirami lagi, akan tetapi tetap saja tunas itu selalu mati walaupun selalu aku siram dengan dentuman-dentuman suara.
Nona, pada sajak jejak perjalananku ke-7 ini kau titipkan segala resah pada setiap abjad huruf yang entah akan melapuk oleh waktu atau bahkan akan tersampaikan padamu, tuhan segala anugerahmu ini selalu aku amini dalam bentuk munajat dalam setiap perjalanan.
"Nona, disetiap derap langkah kakimu selalu ada rindu dariku untukmu"
Indomaret Bangkalan, 24 Desember 2019
Ada banyak sekali keraguan dalam perjalanan menuju rumah, hidup sendiri adalah sebuah kebingungan bagiku Nona, bagaimana tidak jikalau diriku masih belum mengetahui akan hakikat kehidupan yang tuhan berikan kepadaku.
Langit yang mendung dan angin yang bercampur dengan hawa panas melempar segala kebingungan dengan sajak yang selalu aku katakan dalam setiap perjalanan, aku rindu ibu, tak juapun bapak yang beristirahat dalam tumpukan tanah dan beberapa bau kemenyan di atasnya.
Nona, perjumpaan kita malam tadi sungguh membuatku untuk harus merindukanmu selalu, tapi ketika rindu itu hadir dan meninabobokan diriku, aku meronta ingin pergi untuk menuai kembali sajak yang lalu untuk aku sirami lagi, akan tetapi tetap saja tunas itu selalu mati walaupun selalu aku siram dengan dentuman-dentuman suara.
Nona, pada sajak jejak perjalananku ke-7 ini kau titipkan segala resah pada setiap abjad huruf yang entah akan melapuk oleh waktu atau bahkan akan tersampaikan padamu, tuhan segala anugerahmu ini selalu aku amini dalam bentuk munajat dalam setiap perjalanan.
"Nona, disetiap derap langkah kakimu selalu ada rindu dariku untukmu"
Indomaret Bangkalan, 24 Desember 2019
Komentar
Posting Komentar