"Rambu Lalu Lintas dalam perjalanan"
Dibeberapa perempatan dirimu menjelma menjadi lampu merah, seakan-akan memerintahku untuk berhenti, lantas ada beberapa orang yang menerobos tanpa takut pada apapun. Apakah aku harus berputar kembali? Kembali ke kota asal? Tidak Sekar, aku menunggu, menutup kaca dan memfokuskan pada jalan lampu merah yang masih menyala, entah bertahun atau bahkan berabad lampu itu akan berubah menjadi hijau, iya benar berwarna hijau, lalu akan aku tancap gas dengan pelan-pelan. Aku bukan pemberontak dalam cinta, akan aku patuhi rambu-rambu lalu lintas yang kau suguhkan, atau mungkin dirimu tidak akan pernah menyalakan lampu hijau, dan aku mulai menua di dalam mobil yang aku tumpangi!?
Ada beberapa cara untuk tetap fokus yang aku lakukan dalam perjalanan menuju kediamanmu dari teriknya matahari yang membuatku silau, terperangah, bahkan membuat mobil yang aku tumpangi oleng. Kacamata hitam, dan beberapa batang rokok untuk menemani. Ada banyak pelajaran yang aku dapatkan dalam setiap perjalanan menuju rumahmu Sekar, baik dari seorang penjaga amal tua yang berdiri di terik matahari, seorang kakek penjajah koran, atau bahkan seorang anak kecil yang mengayuh sepeda dipinggir jalan raya tanpa takut terjatuh. Perjalananku sangat indah Sekar, jangan kau khawatir dengan segala kemungkinan yang engkau munculkan kelak.
"Sekar"
Lamongan, 22 November 2019
Dibeberapa perempatan dirimu menjelma menjadi lampu merah, seakan-akan memerintahku untuk berhenti, lantas ada beberapa orang yang menerobos tanpa takut pada apapun. Apakah aku harus berputar kembali? Kembali ke kota asal? Tidak Sekar, aku menunggu, menutup kaca dan memfokuskan pada jalan lampu merah yang masih menyala, entah bertahun atau bahkan berabad lampu itu akan berubah menjadi hijau, iya benar berwarna hijau, lalu akan aku tancap gas dengan pelan-pelan. Aku bukan pemberontak dalam cinta, akan aku patuhi rambu-rambu lalu lintas yang kau suguhkan, atau mungkin dirimu tidak akan pernah menyalakan lampu hijau, dan aku mulai menua di dalam mobil yang aku tumpangi!?
Ada beberapa cara untuk tetap fokus yang aku lakukan dalam perjalanan menuju kediamanmu dari teriknya matahari yang membuatku silau, terperangah, bahkan membuat mobil yang aku tumpangi oleng. Kacamata hitam, dan beberapa batang rokok untuk menemani. Ada banyak pelajaran yang aku dapatkan dalam setiap perjalanan menuju rumahmu Sekar, baik dari seorang penjaga amal tua yang berdiri di terik matahari, seorang kakek penjajah koran, atau bahkan seorang anak kecil yang mengayuh sepeda dipinggir jalan raya tanpa takut terjatuh. Perjalananku sangat indah Sekar, jangan kau khawatir dengan segala kemungkinan yang engkau munculkan kelak.
"Sekar"
Lamongan, 22 November 2019
Komentar
Posting Komentar