Mungkin saja perjalanan kopi kali sangatlah menyakitkan, ketika dirimu tersenyum ria bersama orang lain.
Beberapa waktu aku menahan kantuk begitu sangat untuk melihat mu tersenyum tapi tidak dengan orang lain.
Bara api apa yang paling bara daripada rasa cemburu? Mungkin saja api neraka tidak lebih panas daripada bara cemburuku ini.
Perjalanan kopi kali ini tidak sebaik perjalanan kemaren, sebelum itu kau datang dengan segelas kopi dari tetangga sebelah, kau berpamitan untuk bertandang begitu jauh, jauh dari hati dan mataku.
Kebersamaanmu bersama orang lain membuatku mati kesekian kalinya, aku tidak pernah tahu siapa dibalik semua itu, aku tidak ingin mati kesekian kalinya bersama bara api cemburu ini.
Aku tidak pernah bisa menerima sebuah perbedaan, padahal perbedaan adalah niscaya tuhan.
"Tuhan selalu mengajarkan kita dengan sebuah perbedaan, tapi mengapa kita selalu marah ketika berbeda perasaan?"
Kunil, 28 November 2019
Beberapa waktu aku menahan kantuk begitu sangat untuk melihat mu tersenyum tapi tidak dengan orang lain.
Bara api apa yang paling bara daripada rasa cemburu? Mungkin saja api neraka tidak lebih panas daripada bara cemburuku ini.
Perjalanan kopi kali ini tidak sebaik perjalanan kemaren, sebelum itu kau datang dengan segelas kopi dari tetangga sebelah, kau berpamitan untuk bertandang begitu jauh, jauh dari hati dan mataku.
Kebersamaanmu bersama orang lain membuatku mati kesekian kalinya, aku tidak pernah tahu siapa dibalik semua itu, aku tidak ingin mati kesekian kalinya bersama bara api cemburu ini.
Aku tidak pernah bisa menerima sebuah perbedaan, padahal perbedaan adalah niscaya tuhan.
"Tuhan selalu mengajarkan kita dengan sebuah perbedaan, tapi mengapa kita selalu marah ketika berbeda perasaan?"
Kunil, 28 November 2019
Komentar
Posting Komentar